Review Rurouni Kenshin: The Final, Pertarungan Besar Akibat Balas Dendam

Rurouni Kenshin : The Final

Film Rurouni Kenshin: The Final resmi tayang pada Jumat, 18 Juni 2021 di layanan streaming Netflix. Film ini menjadi film keempat dalam seri Rurouni Kenshin yang pertama kali tayang pada tahun 2012. Sebelum tayang di layanan streaming Netflix, Rurouni Kenshin: The Final sudah lebih dulu tayang di Jepang, tepatnya pada 23 April 2021. Menariknya, film ini berhasil masuk dalam jajaran box office Jepang dengan pendapatan sebesar US$31,5 juta.

Nah, seri film Rurouni Kenshin sebenarnya diadaptasi dari manga Rurouni Kenshin sendiri yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Samurai X’. Manga tersebut merupakan karya dari mangaka Nobuhiro Watsuki yang menjadi salah satu manga paling terkenal di beberapa negara.

Batosai

Sinopsis Film Rurouni Kenshin: The Final

Film Rurouni Kenshin: The Final masih berfokus pada karakter Kenshin Himura yang diperankan oleh Takeru Satoh. Ia ingin menjalani hidup tenang, setelah memutuskan untuk tidak membunuh lagi. Ia mulai membangun sekolah ilmu pedang di sebuah desa terpencil. Tak segan, Kenshin membagikan ilmu pedangnya kepada semua orang yang memiliki ketertarikan untuk belajar. Saat itu, Jepang tengah memasuki masa transisi era modern, sehingga seorang samurai tidak lagi menjadi primadona. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kenshin dan sekolah yang ia miliki.

Sayangnya, kehidupan damai yang Kenshin inginkan tidak berjalan dengan lancar. Ia mulai menjadi sasaran balas dendam musuh lamanya, yaitu Yukishiro Enishi. Hal ini dipicu karena Kenshin sudah membunuh orang terdekatnya di masa lalu. Bahkan, Enishi sampai menghancurkan daerah tempat tinggal Kenshin. Disini Kenshin akan dihadapkan oleh dua pilihan, apakah ingin melanjutkan hidup damai dan tenang, atau kembali bertarung sebagai pendekar melawan Enishi.

Rurouni Kenshin

Adaptasi Dari Ringkasan Alur Jinchuu Tetap Keren dan Menarik

Bagi kamu yang membaca versi manga-nya terlebih dahulu, pasti langsung sadar bahwa Rurouni Kenshin: The Final memiliki adaptasi dari alur jinchuu. Alur ini sempat menjadi penutup manga Samurai X atau kenshin sendiri, sebelum lanjut ke alur Hokkaido. Meskipun terdapat peringkasan alur menjadi dua jam saja, tetapi ceritanya masih bisa dinikmati dan memiliki kesan mudah dipahami. Kamu tetap menemukan plot yang menegangkan, terutama ketika kenalan Kenshin mulai terancam bahaya. Selain itu, kamu tetap bisa menikmati pertarungan serta momen lainnya yang penuh kejutan.

Kenshin

Sisi Koreografi Pertarungan Masih Unggul

Film Rurouni Kenshin memang memiliki pertarungan yang unggul dan keren, ketimbang saat kamu membacanya manga-nya saja. Paduan sempurna antara unsur realistis serta fantastis membuat pertarungan dalam film ini terlihat memukau, sempurna, dan tidak ngawur. Duel pertarungan tersaji secara apik, terutama saat Kenshin melawan para musuh-musuhnya. Apalagi pertarungan antara Kenshin vs Enishi. Kamu pasti terkesima saat menontonnya di scene tersebut.

Secara keseluruhan, film ini berhak memiliki rating tinggi. Hal ini dikarenakan alur cerita Rurouni Kenshin: The Final tidak mengecewakan, tetap keren, dengan skill para pemain yang benar-benar luar biasa.

Jangan sampai kamu ketinggalan untuk menontonnya, ya!

Slideshow

Info Terbaru